Kawah Sikidang Dieng: Pesona Kawah yang Eksotis dan Instagenic

by

Deni

Jika Anda berkunjung ke Dieng, kepulan asap putih yang membumbung tinggi dari kejauhan pasti akan menarik perhatian Anda. Itulah Kawah Sikidang, kawah vulkanik aktif terbesar di dataran tinggi ini. Berbeda dengan kawah pada umumnya yang berada di puncak gunung, Kawah Sikidang terletak di daratan yang datar, sehingga sangat mudah dijangkau oleh wisatawan.

Artikel ini akan membahas mengapa Kawah Sikidang begitu unik dan apa saja yang bisa Anda lakukan di sana.

Asal-Usul Nama dan Keunikan “Si Kijang”

Nama “Sikidang” diambil dari kata dalam bahasa Jawa, yaitu Kidang yang berarti Kijang. Nama ini bukan tanpa alasan; kawah utama di kawasan ini memiliki fenomena unik di mana kolam lumpur panasnya sering berpindah-pindah tempat secara berkala, layaknya seekor kijang yang melompat-lompat.

Secara geologis, hal ini terjadi karena lubang keluarnya uap panas berpindah mencari titik lemah di permukaan tanah. Dalam waktu beberapa tahun, Anda mungkin akan melihat lokasi kolam utama sudah bergeser dari titik sebelumnya.

Jembatan Kayu (Boardwalk) yang Ikonik

Salah satu perubahan besar di Kawah Sikidang yang membuatnya semakin populer adalah adanya Jembatan Kayu Kayangan. Jembatan panjang yang berkelok-kelok ini dibangun di atas kawasan kawah untuk memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi pengunjung.

  • Spot Foto Terbaik: Jembatan ini menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto dengan latar belakang asap kawah dan perbukitan hijau.
  • Keamanan: Dengan adanya jembatan ini, pengunjung tidak perlu lagi berjalan di atas tanah yang becek atau berisiko terperosok ke area tanah yang panas.

Aktivitas Menarik di Kawasan Kawah

Kawah Sikidang bukan hanya tempat untuk melihat pemandangan. Ada banyak aktivitas unik yang bisa Anda coba:

  • Merebus Telur di Kawah Kecil: Di sekitar kawah utama, terdapat kolam-kolam kecil yang airnya mendidih. Warga setempat menyewakan jaring berisi telur puyuh atau telur ayam untuk Anda rebus langsung di air kawah. Hanya butuh waktu 5-10 menit hingga telur matang sempurna.
  • Wahana Adrenalin: Di sekitar area wisata, tersedia penyewaan motor ATV dan kuda yang bisa Anda gunakan untuk berkeliling di jalur yang telah disediakan.
  • Berfoto dengan Burung Hantu: Anda akan sering menjumpai jasa foto bersama burung hantu yang sudah jinak dengan latar belakang kawah yang dramatis.

Bau Belerang dan Tips Keamanan

Karena merupakan kawah aktif, aroma belerang (sulfur) di sini cukup menyengat. Berikut beberapa tips agar kunjungan Anda tetap nyaman:

  1. Gunakan Masker: Sangat disarankan untuk memakai masker guna mengurangi bau belerang yang tajam, terutama jika Anda memiliki masalah pernapasan.
  2. Gunakan Kacamata: Uap belerang terkadang bisa membuat mata terasa perih jika tertiup angin ke arah Anda.
  3. Waktu Berkunjung: Pagi hari sekitar pukul 08.00 – 10.00 WIB adalah waktu terbaik. Udara masih segar, dan sinar matahari belum terlalu terik saat Anda berjalan di sepanjang jembatan kayu.

Harga Tiket dan Lokasi

Kawah Sikidang terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara. Lokasinya sangat dekat dengan Kompleks Candi Arjuna.

  • Tiket Terusan: Biasanya wisatawan membeli tiket terusan seharga Rp30.000 yang sudah mencakup dua tempat sekaligus: Candi Arjuna dan Kawah Sikidang.
  • Fasilitas: Area parkir luas, toilet, mushola, serta pasar oleh-oleh yang menjual kentang Dieng, Carica, dan kacang babi (khas Dieng) berderet di pintu keluar.

Kawah Sikidang adalah perpaduan antara kekuatan alam yang liar dan penataan wisata yang modern. Mengunjungi tempat ini akan memberikan Anda perspektif baru tentang betapa aktifnya bumi yang kita pijak.Apakah Anda ingin saya membuatkan daftar oleh-oleh khas Dieng yang wajib dibeli saat berkunjung ke Kawah Sikidang?

Tags:

Share it:

Related Post